Kabar terbaru datang dari Saudi Arabia, tepatnya dari Masjidil Haram, Makkah. Demi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Jamaah Haji Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk membongkar bagian utara masjidil haram, yaitu serambi lama masa kerajaan Turki Usmani.
Pemugaran ini dilakukan setelah sebelumnya kerajaan merenovasi jembatan jamarat di mina dari dua lantai menjadi lima lantai. Dengan perluasan bagian utara masjidil haram ini diharap mampu menampung jamaah haji sebanyak 1,2 juta jamaah haji tiap tahunnya.
Berikut adalah gambar foto hasil jempretan ahmad saukani langsung dari Saudi Arabia untuk kondisi terbaru di Masjidil Haram.
 |
| foto: AS |
Belakangan untuk kenyamanan dan kelancaran pelaksanaan tawaf terutama
saat tawaf Ifadhah. Pemerintah Kerajaan sudah merancang perluasan Mataf
atau tempat tawaf. Proyek perluasan tempat tawaf yang dirancang dan
direncanakan oleh para ahli dari Universitas Umm Al-Qura diperkirakan
akan makan waktu selama 3 tahun. Perluasan yang diproyeksikan tiga
lantai diharapkan bisa menampung 130 ribu jamaah perjam dari sebelumnya
52.000 jamaah. Mataf akan diperluas 20 meter hingga serambi lama yang
dibangun pada masa Kekhalifahan Turky Usmani.
Proyek perluasan Mataf yang dimulai saat jamaah haji sudah meninggalkan
Mekkah pertengahan November lalu. Kini sudah pada tahap pembongkaran
bangunan lama. Pekerjaan akan dihentikan selama 4 bulan untuk
pelaksanaan ibadah haji dan akan dilanjutkan kembali bulan Muharam tahun
depan.
 |
| foto: AS |
Areal tempat sholat yang bersebelahan dengan lintasan Sai ditutup dan
dipagari. Dua alat berat saya lihat nangkring disitu untuk
menghancurkan bangunan lama. Sementara ada 7 buah cran raksasa dengan
jangkauan mencapai 100 meter untuk menyuplai kebutuhan dan matrial
proyek ditempatkan disebelah luar sisi lintasan Sai.
 |
| foto: as |
Sedikit keutara di pintu atau bab umrah juga ditutup dengan pagar seng
tinggi dan dipasangi steger serta kain terpal. Sementara juga sedang
dilakukan pembongkaran bangunan lama. Sekitar bab umrah dan areal yang
menghubungkan tempat Sai dan Tawaf sekarang ini jadi menyempit. Padahal
jamaah Umrah dari berbagai Negara sudah mulai berdatangan.
Namun menurut Bandar Hajjar, Mentri Urusan Haji Arab Saudi pemerintah
tidak ada rencana untuk membatasi jamaah bahkan untuk musim umrah
berikutnya.
 |
| foto: as |
sumber: kompasiana, arab news, saudi gazzette.