Pimpinan dan Walikota Tangerang

Pimpinan dan Walikota Tangerang Bapak H. Arief R Wismansyah berpose saat di Tanah Suci.

Jamaah Haji KBIH Nurul Hikmah

Jamaah Haji KBIH Nurul Hikmah di Pelataran Masjid Nabawi.

Jamaah Umroh 2014 KBIH Nurul Hikmah

Jamaah Umroh KBIH Nurul Hikmah berpose di pelataran Masjid Nabawi.

Masjidil Haram dalam Perbaikan

Beberapa gambar saat perombakan Masjidil Haram yang diprediksi kelar pada 2016.

Pembukaan Manasik Haji 2014

Kabid Haji Provinsi Banten tengah menyampaikan pidato pada pembukaan Manasik Haji 2014.

Tampilkan postingan dengan label Menteri Agama RI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menteri Agama RI. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 November 2012

Menteri Agama: 16 PIHK Terancam Dicabut Izinnya

Makkah, (MCH) – Menteri Agama Suryadharma Ali merasa kecewa dengan 16 penyelenggaran ibadah haji khusus yang menelantar ribuan jamaah dan terancam dicabut surat ijinnya.

Suryadharma ketika menyampaikan evaluasi sementara pelaksanaan pelayanan haji 1433 H atau 2012 di Makkah, Selasa, mengatakan sangat kecewa dengan tindakan PIHK yang menelantarkan ribuan calon jamaah haji sehingga tidak bisa berangkat ke tanah suci.

“Terdapat 16 PIHK yang melakukan pelanggaran serius. Calon jamaah sudah membayar tetapi PIHK tidak menyetorkan dana jamaah tersebut ke Kemenag sehingga calon jamaah tidak mendapat nomer porsi,“kata Suryadharma.

Instansinya juga menemukan praktik, PIHK menjanjikan bisa memberangkatkan tahun ini tetapi tidak bisa memberangkatkan jamaahnya.

“Akan ada tindakan tegas hingga pencabutan ijin dan meminta polisi memroses PIHK yang tak bertanggung jawab itu,“kata Menteri.

Instansinya juga menemukan praktik pemalsuan paspor dengan memalsukan foto paspor milik jamaah yang berangkat tahun ini dengan foto calon jamaah lain.

“Tahun lalu Sistem Komputer Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag dikecam karena tidak efektif, kini sistem kita di Mojokerto mampu membongkar praktik penipuan pemalsuan foto paspor tersebut,” kata Suryadharma.

Karena itu, dia kembali mengimbau masyarakat calon jamaah jika ingin berhaji hendaknya melalui sistem yang sudah dibangun Kemenag. “Mendaftarlah ke Kemenag, baik melalui haji reguler maupun haji khusus. Pendafatar dinyatakan sah jika sudah mendapat nomer porsi,” kata Menteri.

Dia juga mengingatkan masyarakat bahwa bohong jika ada yang menjanjikan bisa memberangkatkan tahun ini. Jika, mendaftar tahun ini harus antri baik melalui haji reguler maupun haji khusus. (Erafzon)

Selasa, 16 Oktober 2012

MENTERI AGAMA MINTA JAMA'AH HAJI JAGA KESEHATAN

Jakarta(Sinhat)--Menteri Agama Suryadharma Ali mingimbau para calon jemaah haji (Calhaj) yang kini sudah berada di Mekkah untuk menjaga kesehatan dan tidak menguras tenaga pada ibadah sunnah, karena puncak haji sudah makin mendekat.
  
"Puncak haji sudah dekat. Jangan paksakan ibadah sunah, seperti umroh berulang kali. Puncak haji membutuhkan stamina tinggi, karena memang ibadah itu banyak menguras tenaga," kata Menag Suryadharma Ali di Jakarta, Senin, seusai mengunjungi Pondok Pesantren United Islamic Cultural Centre of Indonesia (UICCI) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin.
  
Dewasa ini kota Mekkah pun semakin padat. Untuk itu ia mengingatkan jemaah dari tanah air untuk tidak segan-segan mengonsumsi buah-buahan dan memperbanyak minum air putih. "Jangan segan membelanjakan uang untuk menjaga kesehatan," katanya.
  
Selain itu, lanjut dia, Calhaj tetap menjaga kewaspadaan terhadap orang yang ingin merusak ibadah melalui penipuan, pencurian dan hal buruk lainnya. "Niat jahat selalu ada saat orang tengah menunaikan ibadah," katanya.
  
Kepada para petugas, Menag juga mengingatkan agar membantu Calhaj di lapangan. Dalam kondisi bangunan di seputar kawasan Masjidil Haram yang dibongkar, tentu debu banyak. Karena itu petugas harus proaktif mengantisipasi berbagai kemungkinan ketika jemaah mengalami kelelahan.
  
Terkait imbauan anggota DPR agar jemaah haji ke depan memiliki kampung Indonesia -- meski jaraknya jauh asal transportasinya mendukung -- di tanah suci, Menag mengatakan, bahwa usulan tersebut dinilai bagus. Dan sudah berulang kali pihak Kemenag mengupayakannya. Tetapi ketika hendak dilaksanakan tak mendapat izin dari pemerintah Arab Saudi.
  
Kemungkinan hambatannya adalah, ke depan, jika menara atau sejumlah hotel sudah jadi di kota Mekkah akan berimplikasi pada kurangnya jemaah yang menggunakan hotel di pusat kota Mekkah. Hal itulah yang kemungkinan izin untuk punya kawasan pondokan tersendiri tak bisa dikeluarkan pemerintah setempat, katanya.(ant/ess)

Sumber: http://haji.kemenag.go.id/index.php/subMenu/informasi/berita/detailberita/459